بسم الله الرحمن الرحيم السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
program iblis untuk menyesatkan umat jauh kepada Tuhannya, di muka bumi ini, *tidak terhalang oleh apapun bentuk ritual agama,* baik itu sholat, puasa, zakat, haji, bila perlu mujahadah, air mata, ataupun bentuk kekeramatan, sedikitpun tidak menghalangi iblis untuk menabur jala-jala kesesatannya dimuka bumi ini.
Kata ```IBLIS :```
_“Silahkan anda sholat, puasa, zakat, haji, bahkan silahkan anda mujahadah, menangis, siang dan malam, bila perlu sampai keluar keramatnya, tapi ingat…..!!! hati-mu jangan sampai tertanam_ *“KERENDAHAN dan NOL”,*
Karena kalau hati-mu lepas dari ```RENDAH``` dan ```NOL```, maka engkau pasti akan mengandalkan sholat-mu, menjagakan amal ibadah-mu, dan bangga diri dengan kebaikan-mu, sehingga menjadikan hati-mu penuh dengan rasa pengakuan-pengakuan, _"aku ahli ibadah,_
_aku ahli berbuat baik_
_dan aku orang yang ahli menangisi dosa,_
_bila perlu sekampung ini aku yang paling baik,_
_aku yang paling kaya”_
Secuil di dalam hati ada perasaan *```AKU*```,
secuil di dalam hati ada perasaan bangga diri (ujub),
Maka seketika itu ```IBLIS``` tertawa karena telah berhasil menanamkan bibit-bibit neraka, yang mana merupakan *mega proyeknya* ```IBLIS``` turun dimuka bumi ini bagi seluruh anak cucu Adam a.s.
Minggu, 11 Maret 2018
Rabu, 07 Maret 2018
Boleh direnungkan mendalam
Boleh direnungkan mendalam
Tidak ada
*"orang baik"*
yang tidak punya
*masa lalu*,
Dan tidak ada
*"orang jahat"*
yang tidak punya
*masa depan*.
Setiap orang memiliki
*kesempatan*
yang sama untuk
*berubah menjadi lebih baik*.
Bagaimanapun masa lalunya dahulu,
sekelam apa lingkungannya dulu,
dan seburuk apa perangainya di masa lampau.
Berilah kesempatan seseorang untuk
*berubah*.
Karena,
*"seseorang yang hampir membunuh Rasul pun"*
kini berbaring di sebelah makam beliau. :
*Umar bin Khattab.*
Jangan melihat seseorang dari masa lalunya..
*"Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun"*
akhirnya menjadi pedang-nya
*Allah* :
*Khalid bin Walid*
Jangan memandang seseorang dari
*status*
dan
*hartanya*,
karena
*sepatu emas fir'aun berada di neraka*,
sedangkan
*terompah Bilal bin rabah terdengar di syurga.*
*Intinya*,
Jangan memandang
*remeh*
seseorang karena
*masa lalu*
dan
*lingkungannya*,
karena
*bunga teratai*
tetap
*mekar cantik*
meski tinggal di air yang kotor.
Maka untuk jadi
*hebat*
yang diperlukan adalah
*kuatnya tekad*.
Tak perlu pusingkan masa lalu,
tak perlu malu dengan tempat asalmu,
jika kau mau.
Kau bisa menjadi laksana
*bunga teratai*
yang tinggal di air yang kotor namun tetap
*mekar mengagumkan*.
*Berubah*
dan
*bangkit*
jauh lebih
*indah*
dari pada
*diam*
dan hanya
*bermimpi*
tanpa melakukan tindakan apapun.
*INGATLAH!!!*
Jika semua yang kita
*kehendaki*
terus kita
*miliki*,
dari mana kita belajar *Ikhlas...*?
Jika semua yang kita
*impikan*
segera
*terwujud*,
darimana kita belajar
*Sabar...*
Jika setiap
*do’a*
kita terus
*dikabulkan*,
bagaimana kita dapat belajar
*Ikhtiar...*
Seorang yang dekat dengan
*Allah*,
bukan berarti tidak ada
*air mata...*
Seorang yang tekun
*berdo’a*,
bukan berarti tidak ada
*masa² sulit...*
Biarlah
*Sang Penyelenggara Hidup*
yang berdaulat sepenuhnya atas kita,
karena hanya
*TUHAN YANG MAHA ESA* lah
yang tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan yang
*Terbaik..*
Tetap
*SEMANGAT…*
Tetap
*SABAR…*
Tetap
*IKHLAS…*
Tetap
*SYUKUR...*
Tetap
*BERDOA...*
Karena kamu sedang kuliah di *_UNIVERSITAS KEHIDUPAN..._*
Orang yang
*Hebat*
tidak dihasilkan melalui
*Kemudahan,*
*Kesenangan,*
dan
*Kenyamanan...*
Mereka dibentuk melalui
*KESUKARAN,*
*TANTANGAN*
dan bahkan
*AIR MATA*..
❤❤❤❤💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼✊🏽🌱
Tidak ada
*"orang baik"*
yang tidak punya
*masa lalu*,
Dan tidak ada
*"orang jahat"*
yang tidak punya
*masa depan*.
Setiap orang memiliki
*kesempatan*
yang sama untuk
*berubah menjadi lebih baik*.
Bagaimanapun masa lalunya dahulu,
sekelam apa lingkungannya dulu,
dan seburuk apa perangainya di masa lampau.
Berilah kesempatan seseorang untuk
*berubah*.
Karena,
*"seseorang yang hampir membunuh Rasul pun"*
kini berbaring di sebelah makam beliau. :
*Umar bin Khattab.*
Jangan melihat seseorang dari masa lalunya..
*"Seseorang yang pernah berperang melawan agama Allah pun"*
akhirnya menjadi pedang-nya
*Allah* :
*Khalid bin Walid*
Jangan memandang seseorang dari
*status*
dan
*hartanya*,
karena
*sepatu emas fir'aun berada di neraka*,
sedangkan
*terompah Bilal bin rabah terdengar di syurga.*
*Intinya*,
Jangan memandang
*remeh*
seseorang karena
*masa lalu*
dan
*lingkungannya*,
karena
*bunga teratai*
tetap
*mekar cantik*
meski tinggal di air yang kotor.
Maka untuk jadi
*hebat*
yang diperlukan adalah
*kuatnya tekad*.
Tak perlu pusingkan masa lalu,
tak perlu malu dengan tempat asalmu,
jika kau mau.
Kau bisa menjadi laksana
*bunga teratai*
yang tinggal di air yang kotor namun tetap
*mekar mengagumkan*.
*Berubah*
dan
*bangkit*
jauh lebih
*indah*
dari pada
*diam*
dan hanya
*bermimpi*
tanpa melakukan tindakan apapun.
*INGATLAH!!!*
Jika semua yang kita
*kehendaki*
terus kita
*miliki*,
dari mana kita belajar *Ikhlas...*?
Jika semua yang kita
*impikan*
segera
*terwujud*,
darimana kita belajar
*Sabar...*
Jika setiap
*do’a*
kita terus
*dikabulkan*,
bagaimana kita dapat belajar
*Ikhtiar...*
Seorang yang dekat dengan
*Allah*,
bukan berarti tidak ada
*air mata...*
Seorang yang tekun
*berdo’a*,
bukan berarti tidak ada
*masa² sulit...*
Biarlah
*Sang Penyelenggara Hidup*
yang berdaulat sepenuhnya atas kita,
karena hanya
*TUHAN YANG MAHA ESA* lah
yang tahu waktu dan kondisi yang tepat untuk memberikan yang
*Terbaik..*
Tetap
*SEMANGAT…*
Tetap
*SABAR…*
Tetap
*IKHLAS…*
Tetap
*SYUKUR...*
Tetap
*BERDOA...*
Karena kamu sedang kuliah di *_UNIVERSITAS KEHIDUPAN..._*
Orang yang
*Hebat*
tidak dihasilkan melalui
*Kemudahan,*
*Kesenangan,*
dan
*Kenyamanan...*
Mereka dibentuk melalui
*KESUKARAN,*
*TANTANGAN*
dan bahkan
*AIR MATA*..
❤❤❤❤💪🏼💪🏼💪🏼💪🏼👏🏼👏🏼👏🏼👏🏼✊🏽🌱
Senin, 19 Februari 2018
Ulama Si A
⏳ *DISKUSI ULAMA SYIAH DENGAN ULAMA ISLAM YANG BEGITU SINGKAT*
🍃Telah diadakan diskusi antara delapan ulama Syiah dengan ulama ISLAM (Ahlus Sunnah) atas undangan Presiden Iran.
Diskusi ini diadakan untuk mengetahui titik perbedaan antara dua kelompok tersebut.
Ketika seluruh ulama Syiah telah hadir, akan tetapi tidak ada satu pun ulama Sunni (Ahlus Sunnah) yang datang.
Tiba-tiba masuklah seseorang sambil membawa sendal di ketiaknya.
Para ulama Syiah terheran-heran.
Kemudian mereka bertanya : “Kenapa kamu membawa sendalmu ke dalam sini?”
Orang itu menjawab : “Saya tahu bahwa di zaman Rasulullah sholallohu'alaihiwassallam orang Syiah itu suka mencuri sendal."
Para ulama Syiah saling pandang terheran-heran akan jawaban itu.
Ulama Syiah kemudian berkata : “Bagaimana mungkin? Di zaman Rasulullah sholallohu'alaihiwassallam kan belum ada Syiah?”
Orang itu berkata lagi : *_“Kalau begitu diskusi ini telah selesai... lalu Dari manakah datangnya ajaran agama kalian, kalau di zaman Rasulullah sholallohu'alaihiwassallam tidak ada Syiah?”_*
*akhirnya Semua ulama Syiah terdiam...*
-------------------------
*_Orang yang datang membawa sendal tersebut adalah Ahmed Deedat rahimahullah. Ulama, Da’i besar, Kristolog dunia dan guru dari Dr. Zakir Naik Hafidzahullah._*
*#SYIAH BUKAN AGAMA ISLAM #*
👍👍👍pinter bgt..gak perlu diskusi bertele tele🙏
🍃Telah diadakan diskusi antara delapan ulama Syiah dengan ulama ISLAM (Ahlus Sunnah) atas undangan Presiden Iran.
Diskusi ini diadakan untuk mengetahui titik perbedaan antara dua kelompok tersebut.
Ketika seluruh ulama Syiah telah hadir, akan tetapi tidak ada satu pun ulama Sunni (Ahlus Sunnah) yang datang.
Tiba-tiba masuklah seseorang sambil membawa sendal di ketiaknya.
Para ulama Syiah terheran-heran.
Kemudian mereka bertanya : “Kenapa kamu membawa sendalmu ke dalam sini?”
Orang itu menjawab : “Saya tahu bahwa di zaman Rasulullah sholallohu'alaihiwassallam orang Syiah itu suka mencuri sendal."
Para ulama Syiah saling pandang terheran-heran akan jawaban itu.
Ulama Syiah kemudian berkata : “Bagaimana mungkin? Di zaman Rasulullah sholallohu'alaihiwassallam kan belum ada Syiah?”
Orang itu berkata lagi : *_“Kalau begitu diskusi ini telah selesai... lalu Dari manakah datangnya ajaran agama kalian, kalau di zaman Rasulullah sholallohu'alaihiwassallam tidak ada Syiah?”_*
*akhirnya Semua ulama Syiah terdiam...*
-------------------------
*_Orang yang datang membawa sendal tersebut adalah Ahmed Deedat rahimahullah. Ulama, Da’i besar, Kristolog dunia dan guru dari Dr. Zakir Naik Hafidzahullah._*
*#SYIAH BUKAN AGAMA ISLAM #*
👍👍👍pinter bgt..gak perlu diskusi bertele tele🙏
Makna Sahabat
Selamat pgi dan jalani aktivitas andA.....
Ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yang berprofesi sebagai pemburu dan mempunyai anjing-anjing galak.
Anjing-anjing itu sering melompati pagar dan mengejar domba-domba petani.
Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing-anjingnya, tapi ia tidak mau peduli.
Suatu hari anjing-anjing itu melompati pagar dan menyerang beberapa domba, sehingga terluka parah.
Petani itu merasa tak sabar, dan memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.
Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dan berkata :
"Saya bisa saja menghukum pemburu itu, dia untuk merantai dan mengurung anjing-anjingnya, tapi Anda akan kehilangan seorang sahabat dan mendapatkan seorang musuh. Mana yang kau inginkan, sahabat atau musuh yang jadi tetanggamu?”
Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang Sahabat.
"Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yang mana anda harus menjaga domba-domba anda, supaya tetap aman dan ini akan membuat tetangga anda tetap sebagai teman”.
Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.
Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim.
Dia mengambil tiga domba terbaiknya dan menghadiahkannya kepada 3 anak tetangganya itu, yang mana mereka menerima dengan sukacita dan mulai bermain dengan domba-domba tersebut.
Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya. Sejak saat itu anjing-anjing itu tidak pernah mengganggu domba-domba pak tani.
Sebagai rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anak-anaknya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani.
Sebagai balasannya, petani mengirimkan daging domba yang sudah dimasak buatannya.
Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi Sahabat yang baik.
*
Saudaraku...
Law of Attraction, sunnatullah di alam semesta, berbunyi :
"Apabila Anda melakukan kebaikan, Anda pasti akan menerima balasan kebaikan yang lebih besar.
Apabila Anda melakukan kejahatan, maka pasti Anda akan mendapatkan kejahatan yang setimpal.
Jika Anda berkumpul dengan serigala, Anda akan belajar melolong.
Tapi jika Anda bergaul dengan Rajawali, Anda akan belajar cara terbang mencapai ketinggian di angkasa.
Kesimpulan yang sederhana tetapi benar, bahwa : "Anda akan menjadi seperti orang yang bergaul dekat dengan Anda".
Persahabatan tidak ada sangkut pautnya dengan harta, jabatan dan popularitas.
Persahabatan yang di dapat dari uang, pangkat dan ketenaran bukan persahabatan sejati, melainkan hanya pergaulan dangkal yang penuh kepalsuan, yang egois, materialis, dan penuh kebohongan.
Persahabatan sejati lahir dari kasih sayang, ketulusan, kepercayaan, kejujuran, kesetiaan dan kebersamaan.
Itu sebabnya persahabatan itu indah, tidak dapat di nilai dengan harta benda, dan tidak dapat di perjual-belikan.
Sebuah ungkapan :
"CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN DAN MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DENGAN KEBAIKAN".
Ada seorang petani mempunyai seorang tetangga yang berprofesi sebagai pemburu dan mempunyai anjing-anjing galak.
Anjing-anjing itu sering melompati pagar dan mengejar domba-domba petani.
Petani itu meminta tetangganya untuk menjaga anjing-anjingnya, tapi ia tidak mau peduli.
Suatu hari anjing-anjing itu melompati pagar dan menyerang beberapa domba, sehingga terluka parah.
Petani itu merasa tak sabar, dan memutuskan untuk pergi ke kota untuk berkonsultasi pada seorang hakim.
Hakim itu mendengarkan cerita petani itu dan berkata :
"Saya bisa saja menghukum pemburu itu, dia untuk merantai dan mengurung anjing-anjingnya, tapi Anda akan kehilangan seorang sahabat dan mendapatkan seorang musuh. Mana yang kau inginkan, sahabat atau musuh yang jadi tetanggamu?”
Petani itu menjawab bahwa ia lebih suka mempunyai seorang Sahabat.
"Baik, saya akan menawari anda sebuah solusi yang mana anda harus menjaga domba-domba anda, supaya tetap aman dan ini akan membuat tetangga anda tetap sebagai teman”.
Mendengar solusi pak hakim, petani itu setuju.
Ketika sampai di rumah, petani itu segera melaksanakan solusi pak hakim.
Dia mengambil tiga domba terbaiknya dan menghadiahkannya kepada 3 anak tetangganya itu, yang mana mereka menerima dengan sukacita dan mulai bermain dengan domba-domba tersebut.
Untuk menjaga mainan baru anaknya, si pemburu itu mengkerangkeng anjing pemburunya. Sejak saat itu anjing-anjing itu tidak pernah mengganggu domba-domba pak tani.
Sebagai rasa terima kasih atas kedermawanan petani kepada anak-anaknya, pemburu itu sering membagi hasil buruan kepada petani.
Sebagai balasannya, petani mengirimkan daging domba yang sudah dimasak buatannya.
Dalam waktu singkat tetangga itu menjadi Sahabat yang baik.
*
Saudaraku...
Law of Attraction, sunnatullah di alam semesta, berbunyi :
"Apabila Anda melakukan kebaikan, Anda pasti akan menerima balasan kebaikan yang lebih besar.
Apabila Anda melakukan kejahatan, maka pasti Anda akan mendapatkan kejahatan yang setimpal.
Jika Anda berkumpul dengan serigala, Anda akan belajar melolong.
Tapi jika Anda bergaul dengan Rajawali, Anda akan belajar cara terbang mencapai ketinggian di angkasa.
Kesimpulan yang sederhana tetapi benar, bahwa : "Anda akan menjadi seperti orang yang bergaul dekat dengan Anda".
Persahabatan tidak ada sangkut pautnya dengan harta, jabatan dan popularitas.
Persahabatan yang di dapat dari uang, pangkat dan ketenaran bukan persahabatan sejati, melainkan hanya pergaulan dangkal yang penuh kepalsuan, yang egois, materialis, dan penuh kebohongan.
Persahabatan sejati lahir dari kasih sayang, ketulusan, kepercayaan, kejujuran, kesetiaan dan kebersamaan.
Itu sebabnya persahabatan itu indah, tidak dapat di nilai dengan harta benda, dan tidak dapat di perjual-belikan.
Sebuah ungkapan :
"CARA TERBAIK UNTUK MENGALAHKAN DAN MEMPENGARUHI ORANG ADALAH DENGAN KEBAIKAN".
Langganan:
Postingan (Atom)